Skip to content

Cart

Your cart is empty

Keisha berbaring menyamping di atas ranjang dengan pelindung kasur putih.
Kamar Tidur

Kasur Bau Pesing? Cara Membersihkannya Saat Tidak Bisa Dijemur

Kasur kena ompol memang bikin repot. Spreinya bisa langsung dilepas dan dicuci, tapi kasurnya berat untuk diangkat. Belum lagi kalau tinggal di apartemen dengan balkon kecil, atau di rumah yang tidak punya tempat jemur.

Tidak perlu menunggu bisa menjemur untuk mulai membersihkan kasur. Kalau cairan masih di permukaan, serap dulu dengan handuk kering. Setelah itu, bersihkan bagian yang terkena, lalu bantu pengeringannya dengan kipas. Jangan langsung menyiram seluruh kasur. [1] [4]

1. Lepas sprei dan periksa kasur di bawahnya

Pisahkan sprei dan perlengkapan tidur yang terkena ompol, lalu cuci mengikuti label perawatannya. Kalau memakai pelindung kasur, angkat juga dan cek bagian kasur di bawahnya. Yang basah belum tentu hanya lapisan paling atas. [2] [4]

Sebelum memakai pembersih, cari petunjuk perawatan merek dan model kasurmu. Ada kasur yang boleh dibersihkan pada bagian yang kotor saja, sementara bahan seperti TEMPUR tidak boleh dicuci atau direndam. Cara membersihkan satu jenis kasur belum tentu cocok untuk jenis lainnya. [2] [9]

Kain pembungkus bawaan kasur berbeda dari sprei atau pelindung tambahan. Meski ada ritsleting, belum tentu pembungkusnya boleh dilepas dan dicuci. Cek petunjuknya sebelum dibuka. [2]

Pelindung kasur putih terpasang rapi dengan tekstur dan emboss MojoDream serta bamboo.
Periksa juga kasur di bawah pelindungnya, bukan hanya lapisan yang terlihat basah.

2. Serap cairannya, jangan digosok

Tempelkan handuk bersih dan kering pada bagian kasur yang basah. Tekan, lalu angkat. Begitu handuk mulai basah, gunakan sisi yang masih kering atau ganti dengan handuk lain. Ulangi agar sebanyak mungkin cairan terserap. [3]

Jangan digosok, karena cairannya bisa menyebar ke bagian lain. Tidak perlu membasahi seluruh kasur hanya untuk membersihkan satu bagian. [1] [4]

Belum tahu pembersih apa yang boleh dipakai? Serap cairannya dulu sambil mencari petunjuk perawatan kasur. Jangan buru-buru mencoba campuran pembersih yang belum jelas kecocokannya. [9]

3. Pilih pembersih yang sesuai, lalu ikuti cara pakainya

Salah satu pilihan untuk bekas ompol adalah pembersih enzimatik, yaitu pembersih berbahan enzim. Cari yang ditujukan untuk noda urine, terutama bila kasur terkena pipis hewan peliharaan. Tetap cek apakah produk itu boleh digunakan pada bahan kasurmu. [4]

Coba sedikit pembersih pada bagian kecil yang tidak terlihat. Ikuti waktu uji pada kemasannya. Setelah itu, baca cara pakainya: berapa banyak yang digunakan, berapa lama perlu didiamkan, dan bagaimana membersihkan sisanya. [4] [5]

Kalau petunjuk pembersih menyarankan membasahi kain sampai cairannya meresap, sementara petunjuk kasur melarangnya, jangan dipaksakan. Tanyakan dulu kepada produsen kasur atau jasa pembersih yang memahami bahannya. [5] [9]

Jangan biarkan anak atau hewan naik ke kasur selama dibersihkan. Baca petunjuk pembersih untuk tahu kapan kasur boleh digunakan lagi. [5]

4. Keringkan dengan kipas, jangan langsung ditutup sprei

Selesai membersihkan noda, biarkan bagian kasur itu terbuka. Arahkan kipas ke bagian yang masih lembap untuk membantu pengeringan. Jangan dulu memasang sprei, selimut, atau pelindung kasur. [1]

Jika kamar terasa lembap, AC atau dehumidifier, yaitu alat pengurang kelembapan udara, bisa membantu. Namun, kamar yang sudah dingin bukan berarti kasurnya sudah kering. [6]

Berapa lama harus menunggu? Tergantung banyaknya cairan dan seberapa dalam kasur basah. Jadi, jangan mengandalkan hitungan jam saja. Kalau masih lembap saat waktunya tidur, gunakan tempat tidur lain dulu. [3]

Hindari panas tinggi atau pembersih uap kecuali produsen kasur membolehkannya. Beberapa kasur tidak boleh dibersihkan dengan uap, seperti yang disebutkan dalam panduan perawatan Purple. [4]

Keisha merapikan sudut pelindung kasur putih dengan emboss MojoDream dan bamboo.
Tunggu sampai kasur benar-benar kering sebelum memasang kembali pelindung kasur dan sprei.

5. Bau masih ada meski kasur sudah kering?

Kalau bau pesing masih tercium, membersihkan permukaan saja mungkin belum cukup. Noda lama kadang perlu dibersihkan lebih dari sekali. Sebelum mengulang, baca petunjuk di kemasan. Jangan terus menambah pembersih; pertimbangkan juga apakah cairan sudah meresap lebih dalam. [3] [5]

Baking soda bisa membantu mengurangi sebagian bau di permukaan. Bila petunjuk kasur membolehkannya, gunakan pada permukaan yang kering, lalu bersihkan sampai tidak ada sisa. Anggap ini langkah tambahan, bukan pengganti pembersihan urine yang sudah meresap. [8]

Perhatikan juga alat yang dipakai. Vacuum untuk debu kering tidak boleh digunakan untuk menyedot cairan atau bubuk yang masih lembap. [3]

6. Jangan gunakan pemutih atau mencampur pembersih

Jangan tuangkan pemutih klorin pada bagian kasur yang terkena urine. Amonia yang dapat terkandung dalam urine bisa bereaksi dengan pemutih dan menghasilkan gas beracun. Pemutih juga tidak boleh dicampur dengan cuka atau pembersih lain. [7] [10]

Gunakan satu pembersih yang sesuai dan ikuti petunjuk di kemasannya. Mencampur beberapa bahan bukan jalan pintas untuk menghilangkan bau. [10]

7. Kapan perlu memanggil jasa cuci kasur?

Kalau bagian yang basah cukup luas, cairan sudah meresap jauh, atau bau tetap ada setelah dibersihkan, pertimbangkan bantuan profesional. Begitu juga kalau kamu tidak yakin kasur bisa kering seluruhnya. Tidak semua tumpahan bisa diatasi hanya dengan membersihkan permukaannya. [9]

Sebelum memesan jasa cuci kasur, tanyakan apakah cara mereka membersihkan cocok untuk bahan kasurmu. Tanyakan juga bagaimana sisa cairan akan diangkat dan bagaimana mereka memastikan kasur sudah kering.

Jika terlihat jamur atau muncul bau apek yang mencurigakan, jangan ditutupi dengan pewangi atau pelindung baru. Jamur pada bahan berpori bisa sulit dibersihkan seluruhnya, dan sebagian barang yang terkena mungkin perlu diganti. Minta penilaian sebelum kasur digunakan lagi. [6]

Supaya tidak repot membersihkan kasur lagi

Setelah kasur bersih dan kering, pelindung tahan air bisa membantu mencegah cairan masuk ke kasur saat kejadian serupa terulang.

Pelindung seperti Bamboo Waterproof Mattress Protector Mojokoe membungkus permukaan dan sisi kasur, serta bisa dilepas untuk dibersihkan sesuai petunjuknya. Fungsinya membantu mencegah cairan meresap ke kasur, bukan menghilangkan bau dari ompol yang sudah telanjur masuk.

Air dari gelas dituangkan ke permukaan pelindung kasur putih.
Pelindung tahan air membantu melindungi kasur dari tumpahan cairan.

Tidak punya tempat jemur bukan berarti harus membiarkan kasur yang terkena ompol. Mulai dengan menyerap cairannya, lanjutkan dengan pembersihan yang sesuai, lalu tunggu sampai benar-benar kering sebelum dipakai lagi.

Bacaan terkait: Dust mite bukan bed bug: kenali perbedaan masalah di area tidur.

Continue the ritual

Turn insight into better rest.

Jelajahi produk yang dirancang untuk membawa pengetahuan dari Journal ke ritual tidur Anda.

Sleep Concierge